Akademikdireksiyonegitimi.com

Blog and Adsense Academy

Cara Mendorong Anak Pemalu agar Lebih Berani

Dummy

Sebagian anak tumbuh memiliki sifat pemalu dalam dirinya. Anak pemalu biasanya tidak mempunyai keberanian untuk tampil atau berbicara di hadapan orang banyak. Anak yang cenderung pemalu biasanya merasa kurang nyaman ketika dihadapkan dengan kondisi yang melibatkan banyak orang. Sifat pemalu pada anak mungkin tidak tergolong sebagai masalah yang sangat mengkhawatirkan. Namun orang tua harus tetap memberikan perhatian lebih terhadap anak. Rasa malu yang berlebihan bisa menghambat proses perkembangan anak. Semua orang tua pasti menyadari bahwa anak yang pemalu sulit bergaul ataupun bersosialisasi dengan lingkungan di sekitarnya.

Di lingkungan sekolah, jika anak pemalu tidak distimulus dengan baik maka bisa berdampak pada terganggunya prestasi belajar anak. Sebenarnya, cara untuk mengatasi anak pemalu tidak sulit untuk dilakukan. Yang dibutuhkan hanyalah konsistensi dan kesabaran.

  1. Dorong Rasa Percaya Diri

Orang tua harus pandai-pandai merangsang kepercayaan diri anak. Rasa percaya diri mendorong anak untuk memiliki keberanian dan mandiri dalam menghadapi segala situasi. Meskipun awalnya sulit, namun usaha menumbuhkan rasa percaya diri yang dilakukan secara terus-menerus bisa menghilangkan rasa pemalu dalam diri anak. Orang tua bisa mulai dengan memuji setiap pencapaian anak, namun jangan terlalu berlebihan. Biarkan anak merasa bahwa tindakannya mendapatkan respon dan apresiasi positif, sehingga anak tidak ragu untuk melakukan hal tersebut di kesempatan yang lain.

  1. Tunjukkan Kelebihan Anak

Membantu anak untuk melihat dan mengidentifikasi potensi serta kelebihan dalam dirinya bisa membantu anak mengurangi sifat pemalunya. Dengan meyakinkan anak bahwa ia memiliki kelebihan tertentu yang belum tentu dimiliki oleh teman-temannya yang lain akan membuat anak merasa percaya diri. Dia akan melihat dirinya sendiri sebagai sosok yang unik, sehingga anak akan merasa bahwa tidak ada yang perlu ditakuti ketika ingin melakukan sesuatu. Setelah kepercayaan dirinya terbentuk, maka perlahan rasa pemalu anak akan berkurang.

  1. Ajak Anak Bersosialisasi

Sering mengajak anak untuk keluar dan bertemu dengan banyak orang bisa menjadi treatment yang efektif untuk menghilangkan sifat pemalu pada anak. Pada awalnya, orang tua bisa mengajak anak untuk bermain dengan teman-teman seusianya yang tinggal di sekitar rumah. Sering bertemu dengan banyak orang membuat anak lambat laun akan semakin mengenal dan cenderung semakin dekat dengan orang tersebut. Bermain bersama merupakan media sosialisasi yang ampuh untuk anak, mengingat kegiatan ini adalah kegiatan yang menyenangkan untuk usia mereka.

  1. Jangan Melabeli Anak dengan Sebutan “Pemalu”

Jangan pernah melabeli anak dengan sebutan negatif apapun terkait dengan sifat mereka. Termasuk jika anak memiliki sifat pemalu. Mencap anak-anak sebagai anak pemalu justru akan menanamkan label tersebut dalam diri mereka. Akibatnya anak justru tersugesti dengan label tersebut dan sulit untuk menghilangkan sifat pemalu dalam dirinya.

  1. Lakukan Terapi

Jika keempat langkah di atas belum berhasil, Orang tua bisa mencoba terapi terhadap anak. Saat ini, ada terapi yang memungkinkan untuk menghilangkan gangguan mentalitas pada anak. Terapi ini juga merangsang rasa percaya diri anak sehingga anak menjadi lebih mandiri.

Satu lagi yang bisa kita lakukan, yaitu membiarkan anak belajar mengurus dirinya sendiri. Termasuk kala mereka mandi, cukup siapkan saja produk personal care nya. Misalnya, siapkan shampoo anak dan body wash DOREMI THOMAS & FRIENDS yang di desain khusus untuk anak. Kemasan dan kandungannya sangat cocok untuk anak-anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *